Cooling Strategy for Buildings: Integrating Design & New Technology

Pembicara Network November 2012 (ki-ka) Sasha Media, Rikus Wynmaalen,  Tatang K. Djaja Sudarma, Totok Sulistyanto.

Pembicara Network November 2012 (ki-ka) Sasha Media, Rikus Wynmaalen, Tatang K. Djaja Sudarma, Totok Sulistyanto.

Network & Sharing GBCI, November 2012 Pengkondisian udara ruangan saat ini dikenal sebagai fitur yang awam digunakan pada bangunan sekaligus sebagai fitur dengan tudingan pengguna energi listrik terbesar. Dengan iklim saat ini, terutama di kota besar seperti Jakarta, penggunaan pengkondisian ruangan merupakan suatu faktor kenyamanan penghuni yang hampir tidak dapat diperdebatkan lagi.Perkembangan teknologi pengkondisian udara untuk pengguna bangunan semakin berkembang, dan saat ini fokus yang diarahkan adalah bagaimana menjadikan pendingin ruangan sebagai teknologi yang ramah lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya dari sisi aktif mekanikal, tetapi juga didukung oleh desain pasif arsitektur bangunan.

Pada hari Rabu, 7 November 2012, GBC Indonesia bersama dengan Holcim menyelenggarakan suatu acara seminar singkat mengenai strategi pengkondisian udara bangunan dengan sistem integrasi Desain dan Teknologi. Beberapa pembicara dihadirkan untuk memberikan ulasan secara lengkap dan menyeluruh mengenai proses integrasi yang dimaksudkan.

Pembicara dari sisi desain diwakili oleh bapak Tatang K. Djaja Sudarma, arsitek dan direktur dari PT Wiratman & Associates. Beliau membahas mengenai proses integrasi dari pendinginan secara pasif dengan pendinginan secara aktif dalam bangunan. Bapak Totok Sulistyanto selaku Core Founder GBC Indonesia dan juga praktisi bangunan, memberikan pandangan dari sisi Greenship Professional. Bagaimana sistem pendinginan yang tepat dapat memberikan keuntungan dalam mewujudkan konsep Bangunan Hijau. Holcim Indonesia turut menghadirkan pembicara dari Jerman untuk menjelaskan mengenai teknologi alternatif, yaitu sistem pendinginan secara radian. Bersama dengan Ibu Sasha Media, Mr. Rikus Wynmaalen memberikan paparan bagaimana Holcim Indonesia dan rekan menghadirkan suatu solusi teknologi dengan menggunakan beton sebagai media penyimpan panas (thermal storage) yang kemudian dikelola dengan mekanisme radiasi untuk memberikan efek dingin ke dalam ruangan.

Dengan adanya materi-materi menarik yang disampaikan, Ruang Orchid, Jakarta Design Center sebagai tempat acara dipadati oleh lebih dari 75 peserta.

(Anggita)