Wawancara dengan Peraih Mimpi

Interview Nyoto Irawan

Tidak dapat dipungkiri, bahwa semangat DUSASPUN dalam mendukung penyelamatan lingkungan dan juga penerapan bangunan hijau terjadi berkat komitemen penuh dari pemimpin puncaknya. Nyoto Irawan, selaku Direktur Utama PT. Duta Sarana Perkasa (DUSASPUN) menjabarkan semangat beliau dalam usaha penyelamatan lingkungan dan penempatan manusia dalam urutan pertama dalam visi perusahaan melalui wawancara singkat dengan Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia)

Terimakasih pak sebelumnya untuk kesediaan waktu Bapak untuk wawancara ini.
Bapak sejak awal , sebagai salah satu Corporate Founder GBC Indonesia, aktif mendorong penerapan bangunan hijau di Indonesia. Apa yang mendorong Bapak sebagai pelaku industri untuk memberikan komitmen tinggi kepada penyelamatan lingkungan?

Ketika saya pertama berbicara dengan pak Patrick, 12 tahun lalu, pada saat beliau bekerja di Holcim, pembahasan saat itu adalah terkait sustainable construction, sustainable product dan ini membuat saya terketuk untuk mengetahui lebih lanjut tentang konsep tersebut sebab pada saat itu kedua hal ini belum pernah dibicarakan. Setelah itu, 5 tahun kemudian, keluar gagasan untuk pembentukan Green Building Council. Kita sepakat untuk ikut serta dan terlibat lebih banyak didalamnya. Pada saat pembuatan pondasi gedung ini (Dusaspun Gunung Putri.red),
” saya memiliki mimpi bahwa kita nantinya bisa mem-provide tempat kerja yang nyaman, enak, bagi karyawan kita bisa berkreasi. Dan itu akan menjadi suatu legacy yang suatu hari saya tinggalkan”

Sehingga ketika konsep itu pertama dibuat, banyak sekali penyesuaian perlu dilakukan dan itu memakan waktu lama. Pembangunan yang sebelumnya direncanakan dengan konvensional diubah dengan memakai pre-cast. Dan itu kita lakukan. Saya ingin mencapai sesuatu yang dapat kita berikan kepada karyawan kita sehingga beberapa tahun kemudian timbulah visi baru, konsep baru. Karena di Indonesia kebanyakan yang dipentingkan adalah keuntungan perusahaan, kemajuan perusahaan, perkembangan perusahaan serta kepentingan dari stakeholder. Sekarang ini kita balik, karyawan menjadi yang terdepan. Ini yang membuat saya komit untuk membangun gedung ini.

Ini baru tahap pertama dari mimpi bapak, untuk tahap selanjutnya apa yang akan dilakukan?

Mimpi itu tidak bisa dibangun hari ini, masih banyak pekerjaan rumah. Kenapa visi yang dicanangkan adalah visi 2020? Kita masih ada 5 tahun untuk merubah kultur kerja. Tadi saya sebutkan bahwa kita akan mendidik orang, bukan hanya dari segi skill, pengetahuan atau teknik saja tetapi lebih pada karakter. Pak Jokowi bilang Revolusi Mental, sedangkan kita sebelum beliau bicara itu kita sudah membicarakan pembangunan karakter yaitu meningkatkan komitmen karyawan. Integritas. Karena kita bekerja itu bukan hanya masalah uang saja. Ketika kita bekerja, uang itu bukan untuk saya sendiri, tetapi untuk semua teman-teman yang bekerja di sini. Yang kita impikan, karyawan bekerja bukan hanya diri mereka dan keluarga mereka sendiri, tetapi sebagai satu kesatuan dengan karyawan lain yang bekerja di sini. Suatu hari pada tahun 2020, kita akan mendapatkan orang-orang dengan jiwa kepemimpinan dan integritas tinggi. Mimpi saya, semua orang Indonesia bisa berubah. Saya waktu itu ditanya, kenapa misi 2020 perlu waktu sampai 5 tahun. Saya jawab, bahwa mengubah sesuatu itu tidak seperti membalikkan telapak tangan. Di DUSASPUN ini orang yang sudah kerja 10, 20, 30 tahun lebih itu totalnya ada 600 lebih. Yang 30 tahun lebih ada 22 orang. Sedangkan ketika saya memulai 34 tahun lalu total karyawannya 40 orang. Jadi bagaimana integritas mereka kita bangun. Integritas tidak bisa dibangun dengan pendekatan personal, melainkan melalui institusi. Budaya perusahaan dibuat seperti sekarang. Green team terdiri dari anak-anak muda, dan saya menjalankan semua sesuai dengan aturan. Saya ikuti. Walau ada beberapa kriteria yang menurut saya sulit, tapi saya bilang ikuti. Nanti setelah selesai baru kita berikan masukan (ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *