Through Green Building to Sustainable Nation

Jakarta, 20 September 2011 – Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) melangsungkan Grand Launching kelembagaannya di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta. Perhelatan tersebut digelar sebagai tonggak kampanye nasional Implementasi Bangunan Ramah Lingkungan di Indonesia.

Dalam prosesi seremoni, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, bersama-sama dengan Menteri Perumahan Rakyat, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Lingkungan Hidup dan Para pendiri GBC Indonesia membuka acara tersebut.  Prosesi pemukulan kentongan dan pemutaran slide tentang pentingnya penerapan bangunan ramah lingkungan berjalan sebagai pertanda dimulainya kampanye nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Naning Adiwoso, Chairperson GBC Indonesia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, profesional, akademisi serta kelompok-kelompok masyarakat termasuk GBC Indonesia di dalamnya, merupakan jalan terbaik untuk ditempuh dalam mengimplementasikan green building. ”GBC Indonesia berkomitmen untuk berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Kerja sama tersebut kami ejawantahkan dalam berbagai program.” Demikian ungkap Naning dalam sambutannya.

Naning juga menekankan, green building bukanlah konsep yang mahal. Sebab dengan menerapkan green building, para pengelola bangunan justru bisa melakukan penghematan. ”green building sesungguhnya memberikan peluang bagi kita untuk menghemat banyak hal, terutama dari pemakaian energi, dan hal ini pada muaranya akan mendorong penghematan energi besar-besaran sebagaimana diharapkan pemerintah Indonesia”. Tegas Naning.

Senada dengan Naning Adiwoso, Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta menyampaikan pentingnya penerapan Green Building dalam mengatasi permasalahan pemanasan global. ”Bangunan ramah lingkungan merupakan bangunan yang paling sedikit mengonsumsi energi.” Kata Foke panggilan akrab Gubernur DKI Jakarta.

Grand Launching GBC Indonesia ini turut menghadirkan pembicara internasional Dr.Forrest Meggers. Pakar lingkungan yang pernah meraih penghargaan sebagai Posteris terbaik dalam Holcim Forum ini merupakan peneliti senior bidang pemanfaatan energi di Eidgenössische Technische Hochschule-ETH Singapura. Dalam presentasi yang berlangsung selama 30 menit itu, Meggers memaparkan tentang penghematan energi yang signifikan dalam sebuah gedung yang menerapkan konsep bangunan ramah lingkungan.

Di masa mendatang, GBC Indonesia berencana akan meluncurkan perangkat penilaian-perangkat penilaian yang lebih spesifik, seperti GREENSHIP untuk Tempat Tinggal, GREENSHIP untuk Hotel, GREENSHIP untuk Pelayanan Kesehatan, GREENSHIP untuk Kawasan, dan berbagai perangkat penilaian spesifik lainnya. “Yang terdekat adalah Home Rating.” Ungkap Naning.

1 comment

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *