Jumat, 5 April 2019 – Pada acara Innovation Day yang diselenggarakan oleh Schneider Indonesia di Hotel Fairmont Jakarta, GBC Indonesia mendapat kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada beberapa gedung yang telah tersertifikasi menggunakan perangkat penilaian GREENSHIP. Apresiasi ini diberikan atas pencapaian gedung-gedung tersebut pada berbagai macam aspek penilaian, mulai dari perencanaan tapak, konservasi energi, konservasi air, hingga gedung-gedung yang mendapatkan poin terbanyak pada masing-masing klasifikasi gedung yaitu New Building, Existing Building, dan Interior Space. Selain diberikan apresiasi kepada gedung-gedung yang tersertifikasi GREENSHIP, apresiasi juga diberikan kepada perusahaan yang menunjukkan komitmen paling besar dalam pengaplikasian GREENSHIP pada proyek-proyeknya, dengan menerima “Appreciation of Certification Leadership

Berikut daftar lengkap penerima Green Building Appreciation:

Appreciation on Site Planning and Development Green Office Park 9
Appreciation on Energy Efficiency Gedung Utama KemenPUPR
Appreciation on Water Conservation South Quarter
Appreciation on Environmental Friendly Material Selection Dusaspun Gunung Putri
Appreciation on User Friendly Building Sampoerna Strategic Square
Appreciation for The Most Comitted and Improved Building Alamanda Tower
Appreciation of Certification Leadership PT. PP (Persero)
Appreciation for The Highest Score for GREENSHIP IS PT. AIA Financial
Appreciation for The Highest Score for GREENSHIP EB Menara BCA PT. Grand Indonesia
Appreciation for The Highest Score for GREENSHIP NB Dusaspun Gunung Putri

Diharapkan dengan pemberian apresiasi ini akan lebih banyak pihak terpacu untuk memberikan dampak yang lebih besar pada lingkungan melalui gedung yang dibangun, termasuk juga pada pihak yang telah diapresiasi untuk memberikan dampak yang lebih baik lagi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pencapaian gedung-gedung di atas sehingga layak diberi apresiasi, silahkan pantau media sosial GBC Indonesia untuk pembahasan lebih mendalam.

Green Building Appreciation dipersembahkan oleh Green Building Council Indonesia dengan dukungan dari PT. Schneider Indonesia.

urbanscape

Green Building Council Indonesia menjadi host dalam acara EXPO URBANSCAPE & Greenery 2018 – pameran dan konferensi yang khusus menyoroti sektor lansekap dan penghijauan bagi area perkotaan, yang diadakan pada tanggal 19 – 21 Juli 2018 di Jakarta International Expo. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Media Artha Sentosa ( PT MAS) ini mengangkat tema “Rethinking Landscape Toward Sustainable Community”.

Dengan meningkatnya jumlah populasi yang bermukim di area perkotaan, semakin terjadi pergeseran keseimbangan ekologi dalam lingkungan. Bangunan – bangunan beton menggantikan habitat alami, peningkatan emisi karbon dan polusi udara berujung pada perubahan iklim, krisis air dan timbulnya berbagai penyakit. Data Organisasi Kesehatan Dunia – WHO menyatakan 80% penduduk yang tinggal di area perkotaan dihadapkan pada kualitas udara yang buruk setiap harinya. Selain itu, krisis air yang melanda dunia mencatat Jakarta pada peringkat ke-5.

Salah satu upaya yang dijalankan oleh pemerintah adalah penghijauan dan pengembangan ruang terbuka hijau untuk membantu mengembalikan  keseimbangan ekologi dan mengurangi dampak polusi serta emisi karbon. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI telah memulai prakarsa ini dengan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) bersama pemerintah kota dan kabupaten yang bertujuan mewujudkan ruang perkotaan yang lebih berkualitas serta diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara perkotaan yang lebih sehat.

“EXPO URBANSCAPE & Greenery ini merupakan kegiatan pertama dan satu – satunya di Indonesia yang memberikan fokus pada pengembangan lansekap dan penghijauan khususnya di area perkotaan. Dari sisi pamerannya, acara ini menghadirkan para supplier sektor lansekap baik produk maupun jasa untuk bertemu dengan buyers yang tepat, seperti pengembang / developer, pemerintah kota / kabupaten, arsitek dan desainer lansekap. Namun, diharapkan EXPO URBANSCAPE & Greenery ini dapat memberikan ide dan  inspirasi bagi masyarakat dan komunitas terkait untuk memulai penghijauan di ruang tinggal dan kerja mereka. Tidak selalu diperlukan taman yang luas,  bahkan kita bisa memulai penghijauan di cubicle kerja kita. Konferensi utama EXPO URBANSCAPE & Greenery juga menghadirkan pembicara – pembicara terkemuka dan pakar di bidangnya yang akan membahas urbanscape secara makro dan mikro.” kata Teddy Halim, Direktur PT MAS.

Setelah acara konferensi selama 2 hari (19 – 20 Juli 2018) kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Ekskursi Tour pada tanggal 21 Juli 2018. Kegiatan ini diadakan di 2 lokasi tujuan, yaitu di salah satu gedung yang telah tersertifikasi GREENSHIP yaitu Green Office Park (GOP 9), BSD dilanjutkan ke Taman Tematik Tangerang.

“Urbanscape dan generasi millennial mempunyai keterikatan yang kuat. Dengan proporsi demografi terbesar di Indonesia pada tahun 2020, generasi millennial akan berperan mengubah urbanscape perkotaan di Indonesia. Dengan preferensi generasi millennial untuk pindah ke kota, akan memicu urbanisasi. Adanya potensi masalah – masalah yang ditimbulkan oleh urbanisasi mengharuskan perencanaan urbanscape yang bisa mengakomodir kebutuhan kota yang berkelanjutan.” kata Naning Adiwoso, Chairperson dari Green Building Council Indonesia.

Asosiasi Pendidikan Arsitektur Lansekap Indonesia (APALI) sebagai organisasi yang spesifik pada pendidikan arsitektur lansekap juga selalu mendorong para mahasiswa dan alumninya untuk terus kreatif dan memanfaatkan talenta mereka dalam mengembangkan lansekap perkotaan. Salah satu contohnya adalah dengan kegiatan Sayembara Desain Taman & Ruang Terbuka Publik yang diadakan bertepatan dengan EXPO URBANSCAPE & Greenery 2018 ini. Dengan dukungan dari pemerintah propinsi DKI Jakarta, mereka mendapat area lahan yang dapat dikaryakan menjadi lansekap kota. Para mahasiswa sangat antusias dengan kegiatan ini  dan para pemenang sayembara ini telah diumumkan pada akhir acara conference.

Dalam EXPO URBANSCAPE & Greenery 2018 diikuti oleh sekitar 70 peserta pameran termasuk partisipasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Green Pavilion dari GBC Indonesia dan Pavilion P2KH yang diikuti oleh beberapa kabupaten / kota di Indonesia.

Terima kasih bagi para pendukung acara sehingga seluruh rangkaian kegiatan dalam acara ini dapat berjalan dengan sukses. Sampai jumpa di EXPO URBANSCAPE & Greenery 2020.

Salam hijau lestari!

—–