REED PANORAMA EXHIBITIONS
Hadirkan Pameran Desain, Arsitektur dan Material Bangunan Terbesar Bulan Maret 2020 Mendatang

Jakarta, 20 Februari 2020 – Dengan tingkat pertumbuhan belanja infrastruktur sebesar 21% pada 5 tahun pertama presiden Joko Widodo menjabat (2014-2019), program pembangunan infrastruktur dan bangunan memberikan efek yang signifikan terhadap sektor ekonomi nasional. Penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan proyek perumahan baru berhasil menopang pertumbuhan ekonomi di sektor properti di Indonesia. Efek pembangunan infrastruktur dapat dilihat dari makin banyaknya bangunan komersial maupun ritel dan juga makin menonjolnya pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum yang dibangun pada lokasi pariwisata (seperti proyek 10 Bali Baru). Selain itu, sektor hospitality seperti hotel dan resort serta di sektor kesehatan seperti rumah sakit juga terus bertumbuh di kota-kota besar dan lokasi pariwisata yang di prioritaskan oleh pemerintah.

Mengawali tahun 2020, Reed Panorama Exhibitions kembali menghadirkan pameran kelas dunia guna menopang kebutuhan pembangunan yang besar di Indonesia, yaitu pameran desain, arsitektur dan material bangunan Megabuild Indonesia 2020. “Seperti pameran Megabuild sebelumnya, Megabuild 2020 adalah sumber inspirasi, baik untuk Pemilik bangunan, designer, arsitek maupun individu, kami menghadirkan solusi dan tren terkini bagi para pengunjung,” Steven Chwee, General Manager, Reed Panorama Exhibitions.

Megabuild 2020 – Be Inspired, akan menjadi gelaran ke-19 pameran untuk arsitektur, desain, dan bahan bangunan terlengkap. Dengan tema “Be Inspired”, fokus pameran ini adalah untuk menunjukkan tren, desain serta bahan-bahan terbaru, mendorong industri arsitektur dan desain interior ke level yang lebih tinggi, dimana hal-hal yang disebutkan sebelumnya adalah alasan mengapa para pengunjung Megabuild Indonesia mengunjungi pameran*(hasil dari survei selama 3 tahun). Jadilah bagian dari komunitas, bangun jaringan bisnis yang lebih kuat, tunjukkan apa yang dapat anda tawarkan dan jadilah satu dari 30.000 pengunjung yang akan meramaikan Megabuild Indonesia 2020.

Hadir di Jakarta Convention Center (Hall A, B, Main Lobby & Cendrawasih), Megabuild Indonesia 2020 akan berlangsung selama empat hari mulai tanggal 19-22 Maret 2020 , pukul 10.00 – 20.00. Pameran ini tidak dikenakan biaya masuk dan untuk keterangan lebih lanjut kunjungi website www.megabuild.co.id atau ikuti akun sosial media, FB: Megabuildid, IG: @megabuildexpo & Linkedin: @Megabuild Expo.

Jakarta, 24 September 2019 – Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) selalu berupaya memberikan inovasi untuk bisa lebih menjangkau banyak pihak dalam rangka meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan bumi melalui gerakan green building di Indonesia. Kali ini dengan mengusung tema #BuildingLife, yang juga merupakan tema World Green Building Week 2019 dari World Green Building Council, GBC Indonesia menyelenggarakan GBCIdeas 2019 pada hari Selasa, 24 September 2019 di Rumah Kreasi CGV fx Sudirman.

Berbeda dengan konsep seminar sebelumnya yang pernah diselenggarakan oleh GBC Indonesia, GBCIdeas menampilkan para pembicara yang sebelumnya telah memasukkan idenya di seputar daur hidup bangunan untuk memberikan gagasan, desain, atau prototip bagaimana bangunan dapat menurunkan emisi karbon yang dihasilkan dan memberikan dampak yang positif kepada lingkungan. Mereka yang telah memberikan idenya akan mendapat titel Idea Contributor, dan dapat datang dari semua kalangan tanpa dibatasi.Continue reading

Green Building Council Indonesia hadir sebagai salah satu international delegates pada acara Green Design International Conference & Green Design Award yang berlangsung di Taipei, 20 Juli 2019. Pada acara ini berlangsung dua acara yaitu Green Design International Conference yang membahas mengenai sertifikasi Green Design di Taiwan, dan juga Green Design Award 2019 yang memberikan penghargaan kepada berbagai proyek tersertifikasi green design serta penghargaan kepada para pelaku yang telah melakukan sertifikasi green design pada proyek yang dikerjakan.

Green Design adalah salah satu sistem sertifikasi yang berfokus pada bidang interior bangunan, di mana penekanan sertifikasi terdapat pada bagian kesehatan dalam ruang dan kualitas udara dalam ruang. Lingkupnya untuk bangunan baru atau terbangun, dengan lingkup pada 4 tahap yaitu, tahap desain, tahap pemilihan material, tahap konstruksi, tahap penyelesaian. Dalam implementasinya, Green Design mempunyai Green Design AP sebagai ahli dalam penerapan Sertifikasi Green Design, yang saat ini sudah terdapat 152 Green Design AP tersertifikasi di Taiwan.

Selain menyediakan suatu perangkat penilaian untuk interior bangunan, Green Design juga menetapkan standar untuk material-material ramah lingkungan yang cocok untuk mendukung kualitas udara dalam ruang yang baik. Hal ini merupakan suatu langkah yang baik karena secara terintegrasi menyediakan berbagai pilihan material yang sesuai dengan perangkat penilaian, sehingga bangunan yang ingin tersertifikasi tidak perlu bingung untuk memilih.

Saat ini Green Design beroperasi di Taiwan dan saat ini sedang berekspansi ke Thailand. Green Design sendiri menetapkan target untuk bisa menjangkan lebih banyak lagi negara di Asia Pasifik yang menerapkan sertifikasi Green Design, termasuk di Indonesia. Pada akhir tahun 2019 ini akan diadakan Green Design International Summit 2019 di Thailand.

World Green Building Week adalah suatu event tahunan yang diselenggarakan oleh World Green Building Council untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pada berbagai isu keberlanjutan terutama di industri bangunan. Pada tahun ini, World Green Building Week mengangkat tema #BuildingLife yang akan membahas tentang seluruh daur hidup dari bangunan dan dampaknya pada lingkungan. World Green Building Week akan diramaikan dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh seluruh anggota World Green Building Council di seluruh dunia.

Memeriahkan World Green Building Week 2019, Green Building Council Indonesia untuk pertama kalinya menyelenggarakan GBCIdeas 2019. Apa yang berbeda dari GBCIdeas dari acara-acara sebelumnya yang pernah diselenggarakan oleh GBC Indonesia? Pada GBCIdeas, seluruh pembicara didapatkan dengan proses screening hasil pemasukan ide dari para pembicara sendiri, yang pada acara ini kami menyebutnya para Idea Contributor. Siapakah mereka? Idea Contributor dapat muncul dari berbagai kalangan mulai dari anak kecil hingga dewasa, murid sekolah hingga professional. Siapapun bisa untuk memasukkan ide mereka di GBCIdeas. Ide-ide terbaik akan dipilih oleh para expert dari GBC Indonesia dan akan ditampilkan pada acara puncak GBC Ideas 2019.

Catat waktunya! GBC Ideas akan diselenggarakan pada hari Selasa, 24 September 2019 pada pukul 13.00-17.00 WIB di Rumah Kreasi CGV fx. Kalian harus datang karena di sini lah ide-ide baru dan inovatif akan lahir dan berpotensi untuk mengubah arah perkembangan isu keberlanjutan menjadi lebih baik.

Untuk membeli tiket GBCIdeas 2019 dapat melalui link berikut ini.

http://gbcindonesia.org/gbcideas

Tempat terbatas, segera daftarkan diri kamu di GBCIdeas 2019. Semua penonton yang hadir akan diberikan sertifikat oleh GBC Indonesia, dan bagi para GP tersedia KUM sebesar 4 poin.

Jika ingin tahu lebih lanjut mengenai World Green Building Week 2019, silahkan kunjungi website World Green Building Week berikut ini

https://www.worldgbc.org/worldgreenbuildingweek

COP24 adalah Konferensi ke 24 dari organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dihadiri oleh seluruh negara di dunia untuk membahas masalah Perubahan Cuaca (Climate Change) yang salah satu agenda utamanya adalah mengupayakan agar kenaikan rata-rata temperatur bumi tidak lebih dari 2 derajat Celcius pada tahun 2050, bahkan pada Konferensi ke 21 pagu nya adalah pada tahun 2030 kenaikan suhu bumi dipatok tidak lebih dari 1.5 derajat Celcius. Konsekwensi dari kenaikan rata-rata temperatur bumi akan mengakibatkan kelangsung kehidupan di bumi terganggu. Sebagai contoh akibat kenaikan suhu bumi, adalah terjadi hujan yang ekstrim lebat di sebagian wilayah Indonesia dan di wilayah Indonesia lainnya kekurangan hujan atau anging puting beliung yang terjadi di tahun 1960an tidak sampai mengangkat atap rumah, maka belakangan ini angin puting beliung memperporakkan atap-atap bangunan sederhana. Hujan lebat yang terjadi dibarengin angin yang kencang dan kuat menumbangkan beberapa pohon-pohon.

Untuk mengantisipasi permasalahan ini salah satu organisasi PBB yaitu Intergovernental Panel on Climate Change (IPCC), yang Indonesia menjadi anggota dan melibatkan para ahli Indonesia dalam mengidentifikasi, merumuskan dan memberi masukan berdasar hasil-hasil penelitian dari seluruh dunia agar dapat menjadi dasar penyesuaian kebijaksanaan negara-negara di seluruh dunia dalam menanggapi Climate Change.Continue reading