COP24 adalah Konferensi ke 24 dari organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dihadiri oleh seluruh negara di dunia untuk membahas masalah Perubahan Cuaca (Climate Change) yang salah satu agenda utamanya adalah mengupayakan agar kenaikan rata-rata temperatur bumi tidak lebih dari 2 derajat Celcius pada tahun 2050, bahkan pada Konferensi ke 21 pagu nya adalah pada tahun 2030 kenaikan suhu bumi dipatok tidak lebih dari 1.5 derajat Celcius. Konsekwensi dari kenaikan rata-rata temperatur bumi akan mengakibatkan kelangsung kehidupan di bumi terganggu. Sebagai contoh akibat kenaikan suhu bumi, adalah terjadi hujan yang ekstrim lebat di sebagian wilayah Indonesia dan di wilayah Indonesia lainnya kekurangan hujan atau anging puting beliung yang terjadi di tahun 1960an tidak sampai mengangkat atap rumah, maka belakangan ini angin puting beliung memperporakkan atap-atap bangunan sederhana. Hujan lebat yang terjadi dibarengin angin yang kencang dan kuat menumbangkan beberapa pohon-pohon.

Untuk mengantisipasi permasalahan ini salah satu organisasi PBB yaitu Intergovernental Panel on Climate Change (IPCC), yang Indonesia menjadi anggota dan melibatkan para ahli Indonesia dalam mengidentifikasi, merumuskan dan memberi masukan berdasar hasil-hasil penelitian dari seluruh dunia agar dapat menjadi dasar penyesuaian kebijaksanaan negara-negara di seluruh dunia dalam menanggapi Climate Change.Continue reading

Jumat, 5 April 2019 – Pada acara Innovation Day yang diselenggarakan oleh Schneider Indonesia di Hotel Fairmont Jakarta, GBC Indonesia mendapat kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada beberapa gedung yang telah tersertifikasi menggunakan perangkat penilaian GREENSHIP. Apresiasi ini diberikan atas pencapaian gedung-gedung tersebut pada berbagai macam aspek penilaian, mulai dari perencanaan tapak, konservasi energi, konservasi air, hingga gedung-gedung yang mendapatkan poin terbanyak pada masing-masing klasifikasi gedung yaitu New Building, Existing Building, dan Interior Space. Selain diberikan apresiasi kepada gedung-gedung yang tersertifikasi GREENSHIP, apresiasi juga diberikan kepada perusahaan yang menunjukkan komitmen paling besar dalam pengaplikasian GREENSHIP pada proyek-proyeknya, dengan menerima “Appreciation of Certification Leadership

Berikut daftar lengkap penerima Green Building Appreciation:

Appreciation on Site Planning and Development Green Office Park 9
Appreciation on Energy Efficiency Gedung Utama KemenPUPR
Appreciation on Water Conservation South Quarter
Appreciation on Environmental Friendly Material Selection Dusaspun Gunung Putri
Appreciation on User Friendly Building Sampoerna Strategic Square
Appreciation for The Most Comitted and Improved Building Alamanda Tower
Appreciation of Certification Leadership PT. PP (Persero)
Appreciation for The Highest Score for GREENSHIP IS PT. AIA Financial
Appreciation for The Highest Score for GREENSHIP EB Menara BCA PT. Grand Indonesia
Appreciation for The Highest Score for GREENSHIP NB Dusaspun Gunung Putri

Diharapkan dengan pemberian apresiasi ini akan lebih banyak pihak terpacu untuk memberikan dampak yang lebih besar pada lingkungan melalui gedung yang dibangun, termasuk juga pada pihak yang telah diapresiasi untuk memberikan dampak yang lebih baik lagi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pencapaian gedung-gedung di atas sehingga layak diberi apresiasi, silahkan pantau media sosial GBC Indonesia untuk pembahasan lebih mendalam.

Green Building Appreciation dipersembahkan oleh Green Building Council Indonesia dengan dukungan dari PT. Schneider Indonesia.

SELENGGARAKAN SEMINAR NASIONAL BAHAS “ PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI KERAMIK INDONESIA PASCA DIBERLAKUKANNYA SAFEGUARD ”

 

Jakarta, 14 Maret 2019  –  Hadirkan  puluhan produsen keramik ternama Indonesia beserta industry pendukung dalam dan luar negeri,  Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) bekerjasama dengan Reed Panorama Exhibitions (RPE)  mempertegas eksistensinya sebagai penyelenggara pameran keramik terbesar di Indonesia.  “KERAMIKA 2019”, resmi dibuka hari ini oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto didampingi oleh Ketua Umum Asaki, Edy Suyanto dan General Manager Reed Panorama Exhibitions, Steven Chwee.

KERAMIKA 2019  akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 14 – 17 Maret 2019, di Hall A & B, Jakarta Convention Center, mulai jam 10.00 – 20.00 WIB, Terbuka untuk umum.

Perkembangan produksi keramik tile (lantai dan dinding) dalam lima tahun terakhir (2013-2017) meningkat rata rata 10,3% per tahun, dari  247.52 juta M2 ditahun 2013 menjadi 366,59 juta M2 ditahun 2017. Dimana pada tahun 2013 ekspor keramik tile sebanyak 36.85 juta meter kubik (M2) dengan nilai US$ 44,22 juta ditahun 2017 ekspornya meningkat menjadi 51,69 juta M2 senilai US$ 75,87 juta. Dengan Negera tujuan terbesar adalah Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Taiwan, Australia dan Amerika Serikat.*)

Meningkatnya produksi ini akibat adanya ekspansi yang dilakukan oleh beberapa produsen keramik , kita tahu keramik Indonesia sangat digemari di pasar International. Namun untuk pasar dalam negeri, maraknya arus impor dari Tiongkok,Vietnam dan India serta mahalnya harga gas, kurs rupiah yang belum stabil dan turunnya bea masuk impor membuat Industri ini sulit berkembang.

Namun dengan diberlakukannya Safeguard ada angin segar yang dirasakan oleh para pelaku Industri Keramik untuk terus berkembang guna memenuhi pasar dalam negeri yang cukup besar.

*) sumber : https://www.cdmione.com/potensi-bisnis-industri-keramik-di-indonesia

Edy Suyanto, Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) mengatakan bahwa sebagai produsen keramik Indonesia kita mampu memenuhi seluruh kebutuhan pasar dalam negeri, namun untuk itu diperlukan kepercayaan dari para pelaku usaha dan  pemilik property di Indonesia untuk memilih keramik buatan Indonesia sebagai pilihan utama.

Oleh karena itu guna meningkatkan daya saing industry keramik Indonesia setelah pemberlakuan safeguard dan kesiapan industry keramik memasuki era revolusi industry 4.0, kami bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kamar Dagang dan Industry Indonesia (KADIN), Arsitek Indonesia, Akademisi dan praktisi menyelenggarakan Seminar Nasional, tambah Edy.Continue reading

3 December 2018.

Kesepakatan Kerjasama (MoU) antara GBC Indonesia-BALI & Universitas Udayana ditanda-tangani oleh Rektor Prof. Dr. dr. AA. Raka Sudevi, Sp.S, Wakil Rektor IV, Prof. Dr. I.B. Wyasa Putra, SH, M.Hum. Dekan Fakultas Teknik, Prof. Ir. Ngakan PG Suantara, MT., Ph.D, Ketua GBCI-BALI, Putu Agung Prianta, COO GBC Indonesia-Bali & Rep. Officer GBC Indonesia untuk Wilayah Bali, DK Halim, Ph.D, GP.

Disaksikan Ketua Jurusan Arsitektur UNUD, Prof. Dr. Ir. AA. Oka Saraswati, MT, Ketua IAI Bali, Kadek Pranajaya, ST, MT, IAI Sekretaris IAI Bali, Made Gede Suryanata, ST, IAI.

PUBLIC LECTURE oleh DK Halim, PhD, GP: “THE ROLE OF GBCI-BALI IN ASSISTING THE ISLAND TO REALIZE SUSTAINABLE DEVELOPMENT”.

futurarch-web

Ajang bergengsi tahunan FutrurArc Prize (FAP) 2019, FuturArc Green Leadership Award (FGLA) 2019, dan Interior Design Awards (IDA) 2019 telah kembali! Kompetisi-kompetisi ini sudah mulai digelar pada pertengahan September 2018 lalu.

FUTURARC PRIZE 2019

FUTURARC PRIZE (www.futurarcprize.com) mencari ide desain yang inovatif dan berwawasan ke depan untuk Asia. Kompetisi ini menawarkan platform untuk rofessional dan mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan melalui imajinasi peserta untuk mampu menangkap visi masa depan yang berkelanjutan.

100,000 orang dalam 1 kilometer persegi

FuturArc Prize 2019 meminta anda untuk menyelidiki apa artinya hidup / bagaimana hidup dalam kepadatan 100.000 orang dalam 1 kilometer persegi.

Hal-hal yang harus dirancang dalam lingkungan tersebut:

  1. Menghasilkan energi, air, dan makanan
  2. Menawarkan ruang publik yang inklusif dan dapat diakses untuk semua kelompok masyarakat
  3. Menawarkan ruang untuk spesies non-manusia dan dapat melakukan ekosistemnya
  4. Melibatkan kota yang lebih luas dengan cara yang positif dan bersahaja

Pemilihan lokasi merupakan keputusan setiap peserta dan dapat dijelaskan saat mengirimkan submission. Lokasi harus berada di Asia atau Australia. Peserta harus mengirimkan sesuai template yang tersedia di situs kompetisi.

Total Hadiah:

Profesional: Mahasiswa:
Juara 1: S$15,000 Juara 1: S$10,000
Juara 2: S$8,000 Juara 2: S$5,000
Juara 3: S$4,000 Juara 3: S$2,000

– – – – –

FUTURARC GREEN LEADERSHIP AWARD 2019

FUTURARC GREEN LEADERSHIP AWARD (www.futurarcgreenleadershipaward.com) mencari bangunan yang inovatif dan bertanggung jawab secara ekologis di Asia. Kompetisi ini mengajak tim di balik proyek yang telah rampung, yang terdiri dari pengembang, konsultan, arsitek, dan kontraktor yang secara kolektif telah mendorong and mendefinisikan bangunan hijau di Asia.

Pada ajang 2019 ini tujuannya adalah mencari proyek bangunan hijau—baik berupa bangunan baru, restorasi, rehabilitasi maupun gubah fungsi—yang harus diselesaikan sebelum 31 Desember 2018. Proyek ini harus berlokasi di Asia atau Australia.

Enam kategori bangunan yang dicari adalah:

  1. Hunian – Rumah Perorangan
  2. Hunian – Perumahan
  3. Komersial
  4. Kelembagaan
  5. Perkotaan *
  6. Inklusi-Sosial **

*Kategori perkotaan mencakup proyek-proyek besar, seperti kota kecil atau lingkungan di mana adanya jaringan antar ruang atau elemen perkotaan lainnya yang penting demi berfungsinya pembangunan. Selain masterplan, kategori ini dapat diterapkan untuk infrastruktur, seperti taman, jalan, sistem transit, dll.

 

**Pengembangan inklusif secara sosial adalah proyek-proyek yang memiliki agenda sosial yang kuat, seperti isu kesetaraan sosial, ikatan masyarakat, mata pencaharian, partisipasi stakeholder melalui desain, dll.

 

Dalam kasus pengembangan bangunan mixed-use (misalnya campuran bangunan komersial dan residensial), kategori yang dipilih harus mencerminkan program yang dominan, diukur dari persentase total luas lantai.

 

 

Juri akan mencari tahu bagaimana proyek tersebut dapat memberikan hasil yang spesifik. Peserta harus mengajukan satu kasus yang dapat memuat sebanyak-banyaknya dari kriteria berikut:

  1. Ketahanan (Resilience) | Pengelolaan efektifitas air, energi, material | Ketergantungan pada sumber daya terbarukan | Pendekatan cradle-to-cradle | Pemeriksaan masa depan
  2. Kesehatan (Wellness)| Kebutuhan fisik, psikologis, dan emosional pengguna | Mengatasi aspirasi individu dan komunitas | Keterlibatan stakeholder
  3. Keterikatan (Embeddedness) | Pelestarian komunitas, sejarah, dan tempat | Kepercayaan pada keterampilan lokal dan kemampuannya
  4. Ekosistem (Ecosystems)| Perbaikan dan regenerasi sistem perkotaan atau sistem alami | Produksi pangan yang berkelanjutan dan pelestarian nutrisi | Perlindungan dan peningkatan keanekaragaman hayati dan habitat | Mitigasi perubahan iklim
  5. Replikabilitas (Replicability)| Berpotensi untuk diaplikasikan secara luas | Efek berganda pada skala komunitas, daerah sekitar atau kota

 

Peserta harus mengirim dengan menggunakan template yang disediakan di situs kompetisi.

Penghargaan Regional

Pemenang FuturArc Prize dan FuturArc Green Leadership Award akan diundang dalam acara BCI Asia Awards Ceremony 2019 (Mei-Juni 2019), acara gala yang terbaik dari arsitektur, bangunan, dan industri konstruksi di seluruh tujuh negara yang masuk dalam regional BCI Asia. Total jumlah undangan lebih dari 2.500. Pemenang dan proyek pemenang akan muncul di majalah FuturArc, serta situs web dan media sosial. FuturArc adalah media terkemuka arsitektur dan desain hijau di Asia.

– – – – –

BCI ASIA INTERIOR DESIGN AWARDS

BCI ASIA INTERIOR DESIGN AWARDS (www.bciasiaidawards.com) berusaha untuk mengidentifikasi desain interior yang luar biasa menonjol secara estetika, fungsi, dan ergonomi. Tahun ini, Interior Design Awards 2019 telah memperluas cakupan proyeknya menjadi 7 kategori di 7 negara. Tidak hanya luar biasa dalam desain, namun juga mampu mencakup fungsi-fungsi spasial dengan baik, serta meningkatkan kenyamanan penghuni, kesehatan, dan kesejahteraan.

Desain interior yang sangat baik dalam lansekap perkotaan dengan menciptakan ruang yang hidup dan nyaman.

Interior merupakan bagian integral dari pengalaman hidup, bermain, dan bekerja seseorang, di mana sebuah desain interior telah melampaui nilai-nilai estetika atau fungsi semata. Interior Design Awards berusaha untuk mengidentifikasi desain arsitektur interior yang luar biasa menonjol secara estetika, fungsi, dan ergonomi. Kompetisi ini juga merupakan peluang bagi para peserta untuk membangkitkan kesadaran terhadap desain yang bertanggung jawab kepada manusia, ekonomi, lingkungan, etika, dan pentingnya desain yang baik dalam masyarakat.

Pengajuan

Proyek yang dikirimkan harus dalam:

  • Tahap konsep: Untuk diselesaikan pada atau sebelum 31 Desember 2019 ATAU
    • Selesai: dalam kurun waktu 1 Januari 2017 hingga 31 Desember 2018

7 Negara
Indonesia; Filipina; Thailand; Malaysia; Singapura; Vietnam; and Hong Kong
(Proyek akan dikompetisikan berdasarkan lokasi mereka di 7 negara)

7 Kategori

Tempat tinggal (Living); Belajar (Learning); Kerja (Working); Ritel (Retailing); Makan (Dining); Penginapan (Lodging); Bersosialisasi (Socialising)

Desain-desain terbaik akan dipilih sesuai dengan kriteria bobot pertimbangan (20% masing-masing) dalam poin berikut:

Desain spasial: penggunaan ruang, kemudahan bagi pengguna, dan aspek-aspek fungsional

Kenyamanan: ergonomi, aspek-aspek emosional, dan well-being

Estetika: tampilan ruang

Inovasi: penggunaan teknologi atau ide-ide kreatif dan pertimbangan-pertimbangan terhadap lingkungan

Efisiensi terhadap realisasi: kepraktisan dan kemudahan aktualisasi

Peserta harus mengirimkan dengan template yang telah disediakan di situs kompetisi.

 

Para pemenang BCI Asia Interior Design Awards di setiap negara akan diundang dalam BCI Asia Awards Ceremony 2019 (Mei-Juni 2019), acara gala yang terbaik dari arsitektur, bangunan, dan industri konstruksi di seluruh tujuh negara yang masuk dalam regional BCI Asia. Total jumlah undangan lebih dari 2.500. Pemenang dan proyek pemenang akan muncul di majalah Construction+, serta situs web (www.constructionplusasia.com) dan saluran media sosial. Construction+ adalah majalah yang banyak dibaca yang menjangkau semua industri profesional di Hong Kong, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Situs kompetisi sudah dibuka dengan detail tentang persyaratan dan kriteria pengiriman di: www.bciasiaidawards.com.

Tanggal penutupan untuk pendaftaran dan pengiriman online: 31 Desember 2018.