Masa Depan dari Green Building – Healthy Building

Jakarta, 23 July 2014

Konsep bangunan Hijau mulai dikenal pada tahun 1990an. World Green Building Council (WGBC) berdiri pada 2002 dan Green Building Council di kawasan Asia Pasifik rata-rata berdiri pada kisaran tahun 2005 hingga 2008. Setelah lebih dari satu dekade, WGBC mulai menemperluas misinya dengan mengeluarkan “Global Project” untuk meningkatkan aspek kesehatan dan produktivitas pengguna di dalam bangunan hijau.

Misi ini mendapatkan perhatian diantara para pelaku dunia usaha, dimana 85% pembiayaan dikeluarkan untuk gaji karyawan. Penerapan konsep bangunan hijau bukan hanya menguntungkan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat secara ekonomi.

GBC Indonesia, menanggapi misi tersebut dengan mengangkat tema “Building Efficiency & Healthy Building”. Bertempat di Jakarta Design Center pada bulan Juni kemarin, GBC Indonesia menghadirkan pembicara dari Kingspan Insulation dan International Finance Corporation (IFC). Kedua pembicara membawakan materi mengenai pengaruh material serta perancangan bangunan hijau terhadap kesehatan penghuni dan juga efisiensi penggunaan sumber daya alam, khususnya energi dan air.

Pict 1. Suasana acara Network GBC Indonesia bulan Juni 2014

Toni Ede dari Kingspan, berbagi mengenai bagaimana pemilihan dan penempatan material yang tepat dapat memberikan dampak signifikan kepada kesehatan penghuni bangunan. Selain itu dipaparkan juga mengenai keuntungan penghuni bangunan hijau dibandingkan dengan bangunan biasa, diantaranya adalah menurunnya biaya operasional dan meningkatnya tingkat produktivitas karyawan. Tony Ede menyebutkan bahwa 48% penyewa bersedia untuk membayar harga sewa gedung hijau hingga 10% lebih tinggi dibandingkan dengan gedung biasa. Hal menarik lainnya adalah, tingkat keuntungan yang didapatkan dari peningkatan produktivitas lebih tinggi dibandingkan dengan penghematan energi semata.
Selanjutnya, Autif Sayyed dari IFC memberikan informasi mengenai konsep penerapan bangunan hijau yang telah dibakukan dalam Peraturan Gubernur (PerGub) no.38 tahun 2012 tentang Bangunan Gedung Hijau. Terdapat 38 kriteria di dalam peraturan yang bersifat wajib tersebut yang kemudian menjadi prasyarat untuk mendapatkan IMB dan memperpanjang SLF. Penerapan bangunan hijau juga dapat dilakukan dengan mengubah kebiasaan penghuni bangunan. Seperti dengan kebiasaan mematikan lampu, atau mempersingkat waktu penggunaan Air Conditioner (AC).

Pict 2. Autif Sayyed  dan Tony Ede (ki-ka) pda saat tanya jawab

Pict 2. Autif Sayyed dan Tony Ede (ki-ka) pda saat tanya jawab

Lebih lanjut mengenai materi pembicara dapat mengacu pada link berikut :
Tony Ede – Healthy Buildings ; Creating better building and people efficiency
(ang)

***

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *