KERAMIKA 2019

SELENGGARAKAN SEMINAR NASIONAL BAHAS “ PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI KERAMIK INDONESIA PASCA DIBERLAKUKANNYA SAFEGUARD ”

 

Jakarta, 14 Maret 2019  –  Hadirkan  puluhan produsen keramik ternama Indonesia beserta industry pendukung dalam dan luar negeri,  Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) bekerjasama dengan Reed Panorama Exhibitions (RPE)  mempertegas eksistensinya sebagai penyelenggara pameran keramik terbesar di Indonesia.  “KERAMIKA 2019”, resmi dibuka hari ini oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto didampingi oleh Ketua Umum Asaki, Edy Suyanto dan General Manager Reed Panorama Exhibitions, Steven Chwee.

KERAMIKA 2019  akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 14 – 17 Maret 2019, di Hall A & B, Jakarta Convention Center, mulai jam 10.00 – 20.00 WIB, Terbuka untuk umum.

Perkembangan produksi keramik tile (lantai dan dinding) dalam lima tahun terakhir (2013-2017) meningkat rata rata 10,3% per tahun, dari  247.52 juta M2 ditahun 2013 menjadi 366,59 juta M2 ditahun 2017. Dimana pada tahun 2013 ekspor keramik tile sebanyak 36.85 juta meter kubik (M2) dengan nilai US$ 44,22 juta ditahun 2017 ekspornya meningkat menjadi 51,69 juta M2 senilai US$ 75,87 juta. Dengan Negera tujuan terbesar adalah Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Taiwan, Australia dan Amerika Serikat.*)

Meningkatnya produksi ini akibat adanya ekspansi yang dilakukan oleh beberapa produsen keramik , kita tahu keramik Indonesia sangat digemari di pasar International. Namun untuk pasar dalam negeri, maraknya arus impor dari Tiongkok,Vietnam dan India serta mahalnya harga gas, kurs rupiah yang belum stabil dan turunnya bea masuk impor membuat Industri ini sulit berkembang.

Namun dengan diberlakukannya Safeguard ada angin segar yang dirasakan oleh para pelaku Industri Keramik untuk terus berkembang guna memenuhi pasar dalam negeri yang cukup besar.

*) sumber : https://www.cdmione.com/potensi-bisnis-industri-keramik-di-indonesia

Edy Suyanto, Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) mengatakan bahwa sebagai produsen keramik Indonesia kita mampu memenuhi seluruh kebutuhan pasar dalam negeri, namun untuk itu diperlukan kepercayaan dari para pelaku usaha dan  pemilik property di Indonesia untuk memilih keramik buatan Indonesia sebagai pilihan utama.

Oleh karena itu guna meningkatkan daya saing industry keramik Indonesia setelah pemberlakuan safeguard dan kesiapan industry keramik memasuki era revolusi industry 4.0, kami bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kamar Dagang dan Industry Indonesia (KADIN), Arsitek Indonesia, Akademisi dan praktisi menyelenggarakan Seminar Nasional, tambah Edy.

Dilain Pihak Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions  mengatakan bahwa. Kami sangat mengapresiasi komitmen serta langkah-langkah yang diambil oleh ASAKI untuk terus menyemangati industri keramik  Indonesia, oleh karena itu  Kami berharap melalui pameran KERAMIKA 2019 dapat terus menyuarakan aspirasi industri keramik untuk lebih maju dan meningkatkan kepercayaan para pelaku usaha dan pemilik property untuk memilih Keramik buatan Indonesia.

Selain Seminar Nasional, Keramika 2019 juga menyelenggarakan ceramic techlab yang akan membahas tren local dan global design dan teknologi termutahir industry keramik, dipandu oleh design interior dan pelaku usaha keramik ternama manca negara.

Jadi bagi para pengunjung pameran tidak hanya bisa mendapat informasi mengenai produk terbaru saat ini namun juga dapat mengikuti beragam acara selama kunjungannya di Keramika 2019.  Untuk berkunjung ke acara ini pengunjung dapat melakukan registrasi melalui online dengan mengunjungi website acara di www.megabuild.co.id/preregister atau registrasi di area pameran.

Tentang Reed Panorama Exhibitions

Panorama Exhibitions (RPE) adalah perusahaan patungan (Joint Venture) antara event organizer terkemuka di dunia Reed Exhibitions dan Panorama Group, sebuah Group usaha ternama di Indonesia yang bergerak di bidang pariwisata, transportasi, perhotelan dan lain sebagainya. RPE bertujuan untuk menyediakan jasa profesional yang berkualitas dan menghadirkan acara dari industri ke indusri melalui kerjasama  dengan instansi pemerintah terkait, mitra industri, asosiasi perdagangan, pemilik tempat, kontraktor dan pelanggan di Indonesia. Saat ini, RPE menyelenggarakan sepuluh pameran berskala internasional di Indonesia yang melayani industri waralaba dan lisensi, maritim, pertambangan, bahan bangunan dan konstruksi, transportasi dan logistik dan sektor konsumen Indonesia  seperti Megabuild Indonesia, Megabuild Surabaya, Keramika, Franchise & License Expo, Maternity Baby & Kids Expo, Mom & Me, Hari Expo, Café & Brasserie, Indonesia Transport Supply Chain & Logistics, Indonesia Comic Conference, dan Mining & Engineering.   Untuk keterangan lebih lanjut kunjungi www.reedpanorama.com .

Tentang ASAKI   

Didirikan pada tahun 1977, anggota Asaki telah berkembang menjadi 95 perusahaan yang meliputi produsen ubin keramik/dinding, sanitary ware, tableware, refractory, pemasok bahan baku dan mesin. Asaki bekerja sama dengan Balai Kerja Keramik untuk memberikan bimbingan kepada para pengusaha kecil dan menengah (UKM) di Dinoyo, Plered Jawa Timur dan Jawa Barat. Dalam ASEAN, Asaki adalah anggota aktif Ceramics Industri Club of Southeast Asian Countries (CICA). Pada tingkat Internasional, Asaki adalah anggota aktif the World Tile Manufacturers Forum, berpusat di Brussels, Belgia yang terdiri dari produsen keramik dunia dari lebih dari 30 negara. Asaki secara aktif berpartisipasi dalam acara lokal dan luar negeri dengan misi untuk mempromosikan industri Keramik Indonesia, serta untuk menjaga industri lokal tetap diperbarui sesuai dengan perkembangan industri di seluruh dunia, baik dalam hal desain maupun teknologi.

Untuk informasi selengkapnya silakan hubungi:

Ella Haryanto

Media & Relation Manager

PT Reed Panorama Exhibitions

P     | +62 – 21 – 2556 5000

E     | +62 – 21 – 2556 5040   | www.reed-panorama.com