GREENSHIP Neighborhood Menuju Kawasan Berkelanjutan

GREENSHIP-SN

Green Building Council Indonesia memiliki komitmen untuk menyusun suatu sistem penilaian yang sesuai dengan kondisi dan situasi lokal Indonesia serta menetapkan teknik-teknik yang dapat diterapkan di Indonesia, sembari menyesuaikan dengan standar internasional. Perangkat penilaian GREENSHIP dapat digunakan sebagai alat bagi para pelaku industri bangunan dalam menerapkan best practices dan mencapai standar terukur yang dapat dipahami oleh masyarakat umum dan pengguna bangunan. Standar yang ingin dicapai dalam penerapan GREENSHIP adalah terwujudnya suatu konsep bangunan gedung hijau (green building) yang ramah lingkungan sejak tahap perencanaan, pembangunan, hingga pengoperasian dan pemeliharaan sehari-hari.

Setelah merilis perangkat penilaian GREENSHIP untuk bangunan, pada tahun ke-enam ini, GBC Indonesia membuat kategori penilaian untuk kawasan dilatar belakangi oleh gagasan pentingnya sebuah kawasan sebagai kelanjutan dari bangunan hijau. GREENSHIP ini dinamakan dengan GREENSHIP Kawasan / Neighborhood (NH). Munculnya kategori kawasan pun merupakan indikasi berkembangnya sistem rating GBC Indonesia, yang bergerak dari penilaian skala kecil (bangunan) menuju kawasan (skala besar). Dengan adanya sistem rating kawasan diharapkan sikap berkelanjutan tidak hanya dinyatakan di bangunan, tetapi juga sampai pada kawasan dan lingkungan sekitarnya. GREENSHIP Kawasan ini ditujukan untuk menilai plan atau yang baru berupa rencana kawasan dan untuk built atau kawasan yang telah terbangun.

Manfaat yang dapat diperolah dengan menerapkan GREENSHIP Kawasan:

  1. Menjaga keserasian dan kesimbangan ekosistem lingkungan serta meningkatkan kualitas lingkungan kawasan yang sehat.
  2. Meminimalkan dampak pembangunan terhadap lingkungan.
  3. Meningkatkan kualitas iklim mikro.
  4. Menerapkan asas keterhubungan, kemidahan pencapaian, keamanan dan kenyamanan pada jalur pejalan kaki.
  5. Menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan sumber daya di masa mendatang.

Hal-hal yang dinilai dalam GREENSHIP Kawasan adalah:

  1. Land Ecological Enhancement (Peningkatan Ekologi Lahan)
  2. Movement and Connectivity (Pergerakan dan Konektivitas)
  3. Water Management and Conservation (Manajemen dan Konservasi Air)
  4. Solid Waste and Material (Limbah Padat dan Material)
  5. Community Well-being Strategy (Strategi Kesejahteraan Masyarakat)
  6. Buildings and Energy (Bangunan dan Energi)
  7. Innovations and Future Development (Inovasi dan Pengembangan)

Dengan adanya perangkat penilaian ini, diharapkan dapat mendorong para pelaku industri dan pemangku kepentingan untuk menerapkan konsep keberlanjutan pada kawasan. Perangkat penilaian GREENSHIP Kawasan ini dapat segera diaplikasikan, dan bermanfaat bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Mari kita wariskan tanah, air dan udara yang bersih dan sehat untuk generasi mendatang karena bumi adalah milik kita semua, saat ini dan masa depan. (RTG)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *