GBC INDONESIA HADIR DI BALI, WUJUDKAN LEBIH BANYAK BANGUNAN HIJAU

WhatsApp Image 2017-05-07 at 6.03.29 PMPengurus Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) Perwakilan Bali, diresmikan di Jimbaran Hub, Jimbaran, Badung, Bali, Minggu (7/5/2017). Kehadiran GBC Indonesia di Bali diharapkan akan mampu mewujudkan lebih banyak bangunan hijau yang ramah lingkungan di Bali.

Dalam acara peresmian ini juga dihadiri oleh Ketua Umum GBC Indonesia, Siti Adiningsih Adiwoso dan yang terpilih sebagai Ketua GBC Indonesia Perwakilan Bali adalah Putu Agung Prianta. GBC Indonesia perwakilan Bali juga menunjuk beberapa orang penasehat yakni Prof. Sulistyawati, Prof Wayan Windia, Dr Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, dan Prof Putu Rumawan Salain.

Ketua GBC Indonesia Perwakilan Bali, Putu Agung Prianta menyatakan, peresmian GBC Indonesia Perwakilan Bali ini diawali dengan pelatihan Greenship Associate (GA) selama dua hari. Pelatihan yang diikuti 29 peserta dari kalangan arsitek dan tehnik sipil ini bertujuan untuk melahirkan green practitioner.

“Bagi para peserta yang lulus pelatihan GA, dapat melanjutkan ke tahap pelatihan yang dinamakan Greenship Professional (GP) yang diakui secara profesi. Para GP ini nantinya adalah orang yang bisa menjadi konsultan, orang yang bisa membawa bangunan di Bali dan Indonesia menjadi lebih hijau dan ramah lingkungan,”ujar Agung.

Kehadiran GBCI di Bali, sebut Agung, diharapkan akan dapat membawa pengaruh bagi proses pembangunan bangunan baru yang ada di Bali agar lebih ramah lingkungan.

“Untuk tahap awal ini kita bentuk dulu mindset nya agar lebih green atau ramah lingkungan,”ujarnya.

IMG_5946GBC Indonesia didirikan pada tahun 2009 oleh para profesional di sektor perancangan dan konstruksi bangunan gedung yang memiliki kepedulian kepada penerapan konsep bangunan hijau. Pada tahun 2010, GBC Indonesia meluncurkan GREENSHIP sebagai perangkat penilaian / rating tools suatu bangunan hijau. Sedangkan untuk proses sertifikasi bangunan hijau di Indonesia dilakukan oleh PT Sertifikasi Bangunan Hijau.

“GBC Indonesia kita harapkan bisa memberi pengaruh terhadap proses pembangunan gedung atau bangunan yang ada di Bali agar lebih ramah lingkungan, karena ini sangat berhubungan dengan konsep Tri Hita Karana yang telah ada di Bali. Dengan adanya GREENSHIP sebagai perangkat penilaian sebuah bangunan hijau (ramah lingkungan), akan dapat memberi  kepastian dan itu sudah dikenal di dunia,”ujarnya.

Perwakilan GBC Indonesia Bali, DK Halim menambahkan, saat ini terdapat 150 Green Practitioner di Indonesia namun hanya 50 orang yang aktif dan sudah bersertifikat. Saat ini sudah ada di 80 negara di dunia dengan sebuah komitmen global untuk menjadikam dunia kembali hijau atau ramah lingkungan.

“Bali punya semangat Tri Hita Karana dan itu harus dipelihara. Dengan prinsip ini (Green Building), bangunan itu harus memenuhi kaidah hijau, ada konservasi lingkungan di dalamnya,membuat manusia jadi hidup lebih sehat,”ujar Halim.

Berita telah disunting oleh GBC Indonesia

Sumber : https://beritabali.com/read/2017/05/07/201705070006/GBCI-Hadir-di-Bali-Wujudkan-Lebih-Banyak-Bangunan-Hijau.html

1 comment

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *