WhatsApp Image 2017-03-24 at 11.30.24

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan HIdup Bambang Hendroyono, dan Direktur Bandara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Ibu Yudhi Sari Sitompul memberi hadiah kepada para pemenang Sayembara Desain Toilet Umum di Swiss Bell Hotel Jakarta, Kamis malam. Penyelenggaraan sayembara tersebut dimaksudkan untuk memberi tantangan baru bagi para desainer dalam membuat desain toilet yang efisien, nyaman, higienis, dan ramah lingkungan. Juga merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya toilet umum bagi sanitasi dan kesehatan yang lebih baik, serta mendukung terciptanya iklim pariwisata yang kondusif.

Sayembara Desain Toilet Umum mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sebanyak lebih dari 350 peserta mendaftar dengan 231 desain kreatif masuk ke tim panitia untuk kemudian diseleksi oleh juri menjadi 60 desain nominator dan akhirnya menetapkan masing-masing satu pemenang untuk 6 kategori. Yaitu: Toilet Umum Destinasi Wisata Kawasan Pegunungan, Toilet Umum Destinasi Wisata Kawasan Pantai, Toilet Apung pada Homestay atau Penginapan, Toilet Umum di Kawasan Konservasi Alam, Toilet Umum di Pasar Rakyat/tradisional, serta Toilet Umum Bandara UPBU.

Sayembara Desain Toilet Umum ini diinisiasi oleh Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) bersama dengan Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) dan Expo Clean 2017 serta didukung oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Perhubungan.

WhatsApp Image 2017-03-24 at 10.27.15Menpar Arief Yahya mengatakan, meningkatnya kunjungan wisatawan selain memberi dampak positif terhadap kesejahteraan namun juga memberi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Karena itu sayembara ini diharapkan akan mendorong keterlibatan para pemangku kepentingan di lingkungan pariwisata dan masyarakat luas untuk menyediakan toilet umum yang bersih, higienis, ramah lingkungan, dan ramah bagi semua. “Dengan demikian pariwisata Indonesia akan menjadi pariwisata bagi semua (tourism for all), daya saing kepariwisataan Indonesia meningkat, dan tujuan pembangunan berkelanjutan tercapai,” tambah Arief Yahya.

Kementerian Perhubungan sebagai operator bandara di berbagai penjuru destinasi juga berkomitmen untuk menyediakan toilet umum yang layak bagi berbagai kalangan masyarakat pengguna jasa transportasi. “Kami berterimakasih kepada para peserta dan pemenang Sayembara Desain Toilet Umum karena telah memberikan usulan ide yang inspirasional bagi rancangan toilet bandara. Toilet umum yang manusiawi akan memberi kepuasan bagi pengguna jasa bandara yang tinggal di daerah maupun berkunjung ke berbagai wilayah Indonesia karena mereka dapat menikmati fasilitas umum yang baik dan terawat,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengapresiasi pelaksanaan dan peserta sayembara dalam usaha menyediakan desain toilet umum yang ramah lingkungan untuk dapat dimanfaatkan oleh para pengelola fasilitas publik baik pasar tradisional, kawasan konservasi alam, maupun fasilitas publik lainnya. Desain tersebut dapat digunakan sebagai acuan untuk membangun dan/atau memperbaiki toilet umum di fasilitas publik. Para pengelola fasilitas publik, baik pemerintah daerah maupun swasta, dapat berperan aktif dengan mengakses dan memanfaatkan desain toilet umum ramah lingkungan dalam rangka memberi pelayanan sanitasi bagi masyarakat sekitar dan pengunjung.

Ketua Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) sekaligus Chairperson GBC Indonesia, Naning Adiwoso, menyatakan bahwa penyelenggaraan Sayembara Desain Toilet Umum ini bertujuan untuk mendapatkan ide desain toilet umum terbaik yang ramah lingkungan dari seluruh Indonesia.

Pemenang Sayembara Desain Toilet Umum 2017 adalah sebagai berikut:

  1. Pemenang kategori destinasi kawasan pegunungan

Sianne Juliana

Judul karya: Toilet Wisata Danau Toba

  1. Pemenang kategori destinasi kawasan pantai

Eka Pradhistya Prasidhanta

Judul karya: A Touch of Nature

  1. Pemenang kategori toilet apung

Felix Ciosconara

Judul karya: Toilet Apung di Kampung Mola, Wakatobi

  1. Pemenang kategori kawasan konservasi alam

Eduard Cahya Nugroho

Judul karya: Bale Leran

  1. Pemenang kategori pasar tradisional

Deraya Sandika Ratri

Judul karya: Toilet Beringharjo

  1. Pemenang kategori bandara UPBU

Hastito Rahmadhika

Judul karya: Toilet Umum Bandara UPBU

Sayembara ini juga didukung sponsor dari keramik Arwana, Bluescope, Dulux, GRC Board, Livi by Paseo, Kenari Djaja, dan Toto. Desain peserta sayembara berdatangan dari arsitek dan mahasiswa teknik arsitektur dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Samarinda, Bali, Mataram, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Bogor dan Jakarta. Mereka membuat desain toilet umum sesuai kebutuhan di berbagai destinasi wisata, pasar tradisional, dan bandara. Desain toilet umum pemenang akan dapat diperoleh di website asosiasitoilet-indonesia.org sebagai bahan masukan bagi para arsitek dan pengelola fasilitas publik yang membutuhkan desain toilet terstandar.

–end—

“Clean, Safe and Decent Toilets for Tourism Excellence in ASEAN”

Toilet umum adalah simbol harga diri bangsa, menunjukkan tingkat sanitasi di wilayah tersebut. Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) secara konsisten mengampanyekan pentingnya pembangunan dan pemeliharaan toilet umum di level pemerintahan dan masyarakat umum. SEAT Conference akan diselenggarakan pada 23-25 Maret 2017 di Jakarta. Konferensi yang terselenggara atas dukungan dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini akan mendiskusikan berbagai topik terkait dengan pembangunan fasilitas publik, terutama toilet umum.

SEAT Conference yang diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia akan menghadirkan sejumlah pembicara yang telah sukses membangun fasilitas umum di wilayahnya. Di antaranya adalah Gubernur Bangkok, Aswin Kwanmuang, yang telah berhasil membersihkan pasar kaget di malam hari serta pedagang kaki lima di sejumlah wilayah di Bangkok, atas nama kepentingan umum. Pembicara lain dalam sesi Best Practise Sharing adalah Walikota Kuching South, Malaysia, yaitu Dato’ James Chan. Beliau berhasil menata kota Kuching Selatan menjadi lokasi pariwisata yang manusiawi dan menyenangkan bagi semua kalangan pengunjung.

Dalam SEAT Conference ini juga akan menghadirkan Masae Yamato, beliau adalah salah satu anggota tim desainer yang merencanakan desain bandara di Jepang yang indah, efisien, dan ramah bagi pengunjung dari segala jenis usia dan kebutuhan. Yamato akan mempresentasikan pengetahuannya tentang bagaimana cara mendesain bandara udara serta berbagai fasilitas umum yang memperhatikan kebutuhan pengunjungnya.

Dari Indonesia, akan ada pembicara perwakilan APKASI yaitu Dedi Mulyadi. Bupati Purwakarta ini akan mempresentasikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain dan menata wilayah. Pembicara dari KLHK yaitu Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga akan memaparkan hal-hal yang harus dipatuhi atau menjadi standar dalam membangun dan merenovasi pasar tradisional serta berbagai fasilitas umum lainnya.

SEAT Conference akan menjadi ajang yang tepat untuk belajar dari orang-orang yang telah berhasil dan konsisten menjalani komitmennya. Apalagi SEAT Conference diselenggarakan bersamaan dengan pameran Expo Clean & Expo Laundry 2017, yang akan menjadi kesempatan baik bagi para aparat perwakilan daerah untuk mempelajari teknologi terbaru yang dapat digunakan untuk menjaga kebersihan di wilayahnya.

Acara yang diselenggarakan 23-25 Maret 2017 ini akan dibuka oleh tamu kehormatan yang terdiri atas Ketua World Toilet Organization, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Perhubungan, serta Menteri Pariwisata Indonesia. Kedatangan ketiga menteri ini bukanlah kebetulan, namun merupakan bentuk dukungan mereka terhadap perbaikan fasilitas umum bagi rakyat Indonesia sekaligus terhadap upaya pemerintah dalam menjaring 20 juta wisatawan asing hingga tahun 2019.

Selain itu pameran dan konferensi ini merupakan ajang yang tepat untuk memperluas jaringan, baik dengan kalangan pemerintahan maupun dengan kalangan industri. Karena di sinilah Anda akan mendapatkan informasi tentang berbagai produk yang berhubungan dengan kebersihan, sanitasi dan laundry.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan kursi dengan harga peserta SEAT Conference Rp 2.000.000,00. Daftarkan segera diri Anda dengan mengisi formulir yang tersedia di website Asosiasi Toilet Indonesia  atau hubungi ericawahyudi35@gmail.com dan telepon 0818497543 untuk keterangan lebih lanjut.

DOWNLOAD FLYER SEAT CONFERENCE 2017

“Memaknai Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari 2017 dengan Aksi Nyata”

Jakarta, 21 Januari 2017 – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) kembali menelan korban. Belum genap satu bulan di tahun 2017, di hari minggu tanggal 15 Januari 2017, seorang pria meninggal di TPA Bantar Gebang karena tertimpa longsoran sampah ketika mencari material yang dapat digunakan lagi dalam tumpukan sampah.

Menolak lupa bahwa 12 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 21 Februari 2005, longsoran TPA di Leuwigajah Jawa Barat menelan ratusan korban meninggal dan 2 kampung adat hilang dari peta. Setelah itu, 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional dan Indonesia ditargetkan dapat bersih dari sampah pada tahun 2020.

Tetapi 21 Februari selalu dilewati dengan hanya sekadar seremonial belaka tanpa dimaknai lebih dalam. Pengelolaan sampah kita saat ini nyatanya tidak mengalami perubahan signifikan padahal tinggal 3 tahun lagi menuju target yang dibuat Indonesia sendiri.

Kegelisahan inilah yang menggerakkan para relawan untuk menginisiasi gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020 pada tahun 2015 sebagai wadah seluruh komunitas lingkungan di Indonesia, khususnya yang bergerak dan peduli dalam isu persampahan.

Inisiatif Indonesia Bebas Sampah 2020 terbentuk dari semangat kerelawanan dan kolaborasi dari berbagai masyarakat yang peduli untuk mewujudkan cita-cita Indonesia #BebasSampah2020 tanpa adanya kepentingan Suku, Agama, Ras, Golongan dan Politik (SARAP) apapun.

Banyak sekali inisiatif kepedulian akan persampahan yang telah bergerak mandiri di masing-masing daerah akan tetapi belum terintegrasi satu sama lain dengan baik.

Semangat ini terus berkembang hingga pada tanggal 21 Februari 2016, Indonesia Bebas Sampah 2020 berhasil mengajak dan mendata 1024 komunitas di 155 Kota/Kabupaten yang tersebar di beberapa titik kerja bakti seperti di pantai, sungai, laut, gunung, kawasan wisata dan daerah perkotaan. Momentum ini menghasilkan Deklarasi Bebas Sampah untuk seluruh Indonesia.

Kolaborasi masal yang menakjubkan tersebut dilanjutkan dengan usaha berkelanjutan dengan diselenggarakannya Jambore #BebasSampah2020 pada 2-4 September 2016 lalu di Solo. Saat itu berkumpul 218 delegasi penggerak dan penggiat persampahan dari 22 Provinsi di Indonesia yang mengidentifikasi 13 (tiga belas) isu utama persampahan di Indonesia.

Ketigabelas isu utama persampahan di Indonesia yaitu (1) melalui pendidikan formal non formal, (2) solusi sampah di tanah atau ruang yang tidak semestinya, (3) upaya pengurangan sampah, (4) solusi sampah organik, (5) strategi keberlanjutan, (6) teknologi tepat guna, (7) pergerakan dan kegiatan di ruang publik, (8) penegakkan hukum, (9) kepemimpinan & kelembagaan, (10) solusi di wilayah-wilayah dengan akses terbatas, terpencil, terluar, (11) solusi sampah anorganik, (12) strategi pembiayaan dan (13) Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Bersama seluruh entitas yang memiliki kegelisahan dan kepedulian yang sama akan masalah persampahan, kami akan kembali bergerak dalam momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang bertajuk PEduli SAmpah Nasional (#PESAN2017) pada tanggal 18-26 Februari 2017.

Langkah ini diawali dengan mengadakan refleksi akhir  tahun isu persampahan yang dilakukan secara serempak pada tanggal 21 Desember 2016 sampai 21 Januari 2017 di seluruh Indonesia sambil menonton film dan berkoordinasi dalam mempersiapkan aksi nyata dalam rangka HPSN 2017.

Mari kita lakukan aksi nyata bersama, bergerak dari  tingkat RT/RW, masyarakat sipil, komunitas, media, perusahaan swasta, pemerintah daerah di 516 Kota/Kabupaten dan pusat di negeri ini ikut ambil bagian dalam aksi nyata kepedulian terhadap isu persampahan.

Mari maknai HPSN lebih dalam dengan melanjutkan Deklarasi Indonesia Bebas Sampah dan menemukan solusi bersama terkait 13 isu persampahan di Indonesia.

Semua pihak yang akan mengadakan aksi kegiatan dan berkolaborasi dalam rentang waktu 18-26 Februari 2017 dapat mengakses panduan #CaraGerak dan mendaftarkan aksi nyata yang akan dikakukan untuk #IkutGerak pada situs http://bergerak.bebassampah.id.

? Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Ahmad Juliardi, 0811-914-449 | juliardi.ahmad@gmail.com

Febri Raharningrum, 0812-8032-5709 | febriraharningrum@gmail.com

Situs Keterlibatan Aktor dan Aksi Persampahan di Indonesia pada Hari Peduli Sampah Nasional:

http://bergerak.BebasSampah.id

Situs Perubahan dan Aset Persampahan Nasional: http://BebasSampah.ID

Tagar bersama untuk media sosial: #BebasSampah2020 #PESAN2017

Bergerak untuk Indonesia #BebasSampah2020 merupakan gerakan bersama terkait visi besar membangun kepedulian dan kebersamaan dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan (http://bergerak.bebassampah.id/)

Picture: Representative of Asia Pacific GBC’s

Picture: Representative of Asia Pacific GBC’s

WorldGBC is excited to announce our first full-time Regional Manager for the Asia Pacific Regional Network – Joelle Chen.

Her appointment comes as a result of successful fundraising efforts led by the Asia Pacific Regional Network in 2016, and thanks to support from Founding Regional Partners AGC Asia Pacific Pte Ltd and LG Electronics.

Joelle practiced as an architect before heading back to B-school for her MBA, focusing on marketing and strategy. She later headed up the Smart Sustainable Cities team at the Economic Development Board (in Singapore), and launched several industry initiatives for the Green Building sector, including a world first, multi- stakeholder platform called “Pre-Project Innovation Consortium”, championing integrative design approaches for sustainability.

Joelle thrives in the intersection of architecture, environmental sustainability, innovation and business, and is passionate about consistent experiences in brands, businesses and buildings.

She will be leading WorldGBC’s Asia Pacific Regional Network of member Green Building Councils in 15 countries, which are focusing on strengthening the green building business case for investors, understanding the role that health, wellbeing and productivity plays in green buildings, and sharing best practice through the WorldGBC’sAsia Pacific Leadership in Green Building Awards, among other initiatives.

member-royalhaskoning

GBCI Green Building Council Indonesia mengucapkan terimakasih kepada PT. Haskoning Indonesia (Royal HaskoningDHV Indonesia)  telah mendukung transformasi Bangunan Hijau dengan bergabung menjadi bagian membership GBC Indonesia periode 2016-2017. Menjadi anggota GBC Indonesia berarti PT. Haskoning Indonesia   berada dibarisan depan Green Movement, terdepan dalam informasi, akses dan sharing.

Royal HaskoningDHV adalah konsultan independen, konsultasi manajemen proyek dan teknik internasional dengan pengalaman 135 tahun. Profesional mereka memberikan layanan di bidang penerbangan, bangunan, energi, industri, infrastruktur, maritim, pertambangan, transportasi, pembangunan perkotaan dan pedesaan dan air. Didukung oleh keahlian dan pengalaman lebih dari 6.000 rekan di seluruh dunia, Royal HaskoningDHV bekerja untuk klien publik dan swasta di lebih dari 150 negara. Mereka memahami konteks lokal dan memberikan solusi lokal yang sesuai. Untuk Informasi lebih detail di: https://www.royalhaskoningdhv.com/en/indonesia

Royal HaskoningDHV fokus memberikan nilai tambah bagi kliennya sementara pada saat yang sama mengatasi tantangan yang masyarakat hadapi. Hal Ini termasuk pertumbuhan penduduk dunia dan konsekuensi untuk diperkotaan; permintaan air minum yang bersih, keamanan air dan keamanan air; tekanan pada lalu lintas dan transportasi; ketersediaan sumber daya dan permintaan untuk masalah energi dan limbah yang dihadapi industri. Royal HaskoningDHV bertujuan meminimalkan dampak terhadap lingkungan dengan memimpin & memberi contoh di proyek mereka, pada kegiatan bisnis sendiri & peran ini bertujuan menjadi bermamfaat kepada masyarakat.

Dengan menunjukkan kepemimpinan dalam pembangunan berkelanjutan dan inovasi, bersama-sama dengan klien mereka, PT. Haskoning Indonesia  bekerja untuk menjadi bagian dari solusi untuk masyarakat yang lebih berkelanjutan sekarang dan di masa depan. Kantor pusat Royal HaskoningDHV berada di Belanda, sedangkan kantor utama lainnya berada di Inggris dan Afrika Selatan. Juga telah didirikan kantor di Indonesia, Thailand, India dan Amerika; dan perusahaan ini telah lama berdiri di Afrika dan Timur Tengah. PT. Haskoning Indonesia  berlokasi Ventura Building 2nd Floor, Jl RA Kartini #26 (Outer Ring Road) Cilandak – Jakarta 12430, Indonesia.Continue reading