GBC Indonesia New Year’s Gathering 2016 akan diselenggarakan pada tanggal 26 Januari 2016 di Hotel Santika Premiere, Bintaro. Acara ini merupakan acara terbatas bagi undangan serta anggota Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia). Tahun ini GBC Indonesia mengambil tema “Well-being Community” sebagai bagian dari program GBC Indonesia menuju Kawasan Berkelanjutan. Bangunan Hijau bukan hanya berpengaruh kepada penghuninya, tetapi juga kepada lingkungan di sekitarnya. Dalam acara ini GBC Indonesia akan memberikan paparan tentang raihan GBC Indonesia selama 2015 serta tantangan yang akan dihadapi pada tahun 2016 terkait dengan sektor-sektor yang menjadi fokus dalam pencapaian rencana penurunan emisi di Indonesia.

GBC Indonesia juga akan memperkenalkan GREENSHIP terbaru, yaitu GREENSHIP Kawasan. Penilaian untuk kawasan dilatar belakangi oleh gagasan pentingnya sebuah kawasan sebagai kelanjutan dari bangunan hijau sekaligus sebagai indikasi berkembangnya sistem rating GBC Indonesia, yang bergerak dari penilaian skala kecil (bangunan) menuju kawasan (skala besar). Dalam acara ini, GBC Indonesia juga akan memperkenakan Green Product Council Indonesia sebagai bagian dari “A Healthy Ecological Neighborhood” serta peluncuran Action Plan Energy Efficiency for Building (EEB Lab) yang merupakan program kolaborasi antara GBC Indonesia dengan World Business Council for Sustainable Development (WBCSD) (ang)

Dunia saat ini tengah bergulat dengan bencana perubahan iklim. Kenaikan suhu bumi sudah tidak dapat dielakkan lagi. Skenario terbaik saat ini adalah bagaimana cara untuk menjaga agar kenaikan suhu bumi tidak melebihi 2 derajat celcius. Indonesia turut memberikan komitmen dalam usaha penurunan emisi untuk mencegah kenaikan suhu global bumi. Setelah pada pemerintahan sebelumnya Indonesia memberikan komitmen sebesar 26% penurunan emisi pada tahun 2020, kali ini melalui Intended Nationally Determined Contributions (INDCs) Indonesia menaikkan komitmen itu menjadi sebesar 29% pada tahun 2030.

Bangunan pun turut mengambil bagian dalam upaya penurunan emisi ini. Untuk pertama kalinya, Bangunan menjadi salah satu topic pembahasan pada Konferensi Tingkat Tinggi perubahan iklim di Paris pada tanggal 3 Desember 2015 lalu. Ini merupakan pengakuan global bahwa sector bangunan memiliki peranan besar dalam upaya penurunan emisi.

Green Building Council Indonesia hendak mengundang anggota GBC Indonesia untuk berkumpul bersama dalam acara New Year Gathering dengan tema “Well-being Community”. Dalam acara ini, Chairperson GBC Indonesia akan memberikan gambaran mengenai tantangan yang akan dihadapi pada tahun 2016 terkait dengan keberlanjutan, dan sector apa yang perlu diperhatikan agar sektor bangunan di Indonesia dapat menjadi aktor yang diperhitungkan dalam rencana penurunan emisi Indonesia.

Informasi lebih lanjut bagi anda yang tertarik untuk berkontribusi sebagai peserta atau donator acara dapat menghubungi :

Tito Aribowo

(E) event@gbcindonesia.org

(M)0856 9305 1319

(ANG)

***

APN-Roadshow01

 

Pada tanggal 21 September 2015 lalu acara Asia Pacfic Network Awards Roadshow diadakan di Jakarta Design Center, Jl. Gatot Subroto Kav 53, Jakarta. Acara ini merupakan roadshow atau pertunjukan keliling yang diadakan di 18 GBC di wilayah Asia Pasifik. Tujuan dari acara ini adalah memperkenalkan para juara yang terpilih dari World GBC (Green Building Council) Asia Pacific Leadership in Green Building Awards untuk membagikan pengalaman-pengalaman mereka di dunia industri bangunan hijau.Continue reading

poster

Bangunan Hijau merupakan bagian dari sebuah kawasan, sebuah area. Dimana interaksi antar anggota masyarakat serta kehidupan didalamnya saling terkait dan membentuk sebuah simpul. Kota merupakan salah satu bentuk dari simpul tersebut, dimana jaringan pendukung menjadi salah satu penentu dari kualitas kehidupan masyarakatnya.

 

Kota Hijau adalah kota yang memperhatikan aspek ekologi, ekonomi serta kehidupan budaya. Dengan menerapkan konsep kota hijau, kualitas kehidupan masyarakat akan semakin meningkat dan aktivitas manusianya tidak memperikan dampak negatif bagi lingkungan. Semangat penerapan rancangan kota hijau harus dipupuk sejak muda, sebab generasi mendatanglah yang akan benar-benar merasakan dampak dari perubahan iklim. Kota yang telah menuju arah perancangan kota hijau, harus mendapat apresiasi karena telah berani menjadi pelopor.

 

Oleh sebab itu GBC Indonesia membuka kesempatan bagi siswa/i SMA/SMK/MA dan Mahasiswa untuk berbangga dan menunjukkan aspek kota hijau dari kota tempat tinggal mereka. Kesempatan ini diwadahi oleh sebuah lomba video 60 detik dengan tema Jelajah Kotamu : Temukan Penerapan Green di Kotamu .

 

Berikut detail persyaratan lomba:

1. Terbuka untuk: siswa/i SMA/SMK/MA dan Mahasiswa

2. Bisa perseorangan atau kelompok

3. Dapat mengirimkan lebih dari satu karya

4. Durasi video 60 detik (1 menit)

5. Karya belum pernah dipublikasi

6. Metode pengiriman melalui www.wetransfer.com dan tautan di kirim ke:

andra@gbcindonesia.org cc greenright@gbcindonesia.org

disertai info: Nama, pendidikan akhir, judul video, dan bukti pembayaran.

7. Mention judul videomu via twiter dengan format : Judul video @gbcindonesia #jelajahkotamu

8. Pendaftaran sebesar Rp. 50.000,- dikirimkan melalui:

Bank BNI

Branch Jakarta Pusat

Jl. Jend. Sudirman Kav 1. Jakarta 10220

No. rekening: 297 77 29889

Nama akun: Perkumpulan Green Building Council Indonesia

9. Karya dikirimkan paling lambat 1 Desember 2015, pukul 23.59 WIB

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi :

Andra Nareswari

(E) greenright@gbcindonesia.org cc andra@gbcindonesia.org

(M) 0856 948 71117

(T) 021 734 3077

Problema transportasi melanda setiap kota besar di Indonesia. Pesatnya pembangunan ditambah dengan meningkatnya urbanisasi membuat kota-kota di Indonesia tampak tidak siap dalam penyediaan infrastruktur kota. Beberapa kota mulai berbenah untuk membuat jaringan transprtasi yang dapat mendukung perkembangan kota, walau beberapa kota terasa masih gagap dalam penyesuaian ini.

 

Jakarta saat ini tengah menjalani masa-masa perubahan dalam metoda transportasi. Peremajaan bus kota, pembangunan MRT serta pembenahan kereta api Jabodetabek. Masyarakat sudah jenuh dengan kemacetan yang terjadi, dan merindukan sistem transportasi yang manusiawi.

 

Bagaimanakah sistem transportasi yang dapat mendukung perkembangan kota?

Apakah sistem tranportasi yang ada sekarang akan dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan?

 

Kami mengundang anda untuk berpartisipasi dalam acara kami mengenai Transportasi Hijau bersama Bapak Iwan Prijanto, Strategic Master planner untuk MRT Jakarta.

 

Acara akan diadakan pada hari Senin, 27 April 2015 jam 13.30 – 16.00 di Jakarta Design Center.

Informasi lengkap silahkan kontak Mici (M) 021-3429 2727 atau klik disini

  

(ANG)